Jumat, 27 Oktober 2017

Cara Mudah Bedakan Lensa Kamera DSLR Asli dan Palsu

Produk kamera DSLR kini tak hanya bisa digunakan oleh para fotografer profesional saja, melainkan juga orang-orang yang masih awam namun memiliki hobby di dunia fotografi, mengingat semakin kesini ada semakin banyak produsen yang menciptakan produk kamera yang kemampuannya tinggi, namun dibekali dengan kinerja yang mudah untuk dioperasikan. Hal ini tentunya memungkinkan siapa saja untuk lebih mudah didalam mengoperasikannya bukan. Namun ada satu hal penting yang haru diingat ketika Anda menggunakan produk kamera ini adalah kehati-hatian, produknya meskipun sangat kuat namun juga memiliki beberapa keterbatasan.
Ilustrasi. Photoright: Monoar Rahman Rony / www.pixabay.com
Diantaranya adalah pada air dan juga benturan, dua hal tersebut adalah musuh untuk produk kamera digital tersebut. Salah satu bagian yang paling rentan atau rawan mengalami masalah untuk kamera adalah lensanya. Faktanya lensa ini sendiri adalah bagian yang sangat penting dalam sebuah kamera. Mengingat semua cahaya atau bayangan yang akan ditangkap dengan hasil gambar pertama kali masuk dari bagian yang satu ini, sehingga ketika rusak sudah pasti tak bisa digunakan, apalagi harga dari lensa juga sangat mahal.

Satu lagi yang harus diketahui bahwa tak semua lensa yang dijual di pasaran juga menjamin asli produk tersebut, banyak diantaranya lensa copyan atau produk replika, meskipun sekilas sama, namun dari segi kemampuannya tentu sangat kurang, adapun cara mudah untuk membedakan lensa yang asli dan juga palsu, diantaranya adalah:
  1. Harga, kenali berapa harga pasaran lensa yang Anda butuhkan tersebut, jenisnya ada yang standard, fix, lensa zoom dan masih banyak lagi, jenis yang berbeda akan mempengaruhi tawaran harganya juga. Jadi jangan buru-buru membeli bila ada tawaran murah, karena tak menjamin bahwa barang tersebut asli.
  2. Pastikan untuk mencobanya secara langsung faktanya perbedaan dari kualitas gambar yang dihasilkan juga menjadi ciri dari lensa palsu, meskipun tampilan atau rupanya memang sama 100%, namun ketika hasil yang didapatkan tak mumpuni seperti sebelumnya, maka bisa dikatakan bahwa produk tersebut palsu, untuk itu sebelum membeli pastikan untuk mencobanya secara langsung.
  3. Produk yang palsu umumnya daya safety atau perlindungannya sangat kurang, sedikit mengalami benturan biasanya akan menyebabkan kerusakan pada kamera tersebut.
  4. Harga jualnya akan jatuh, ketika sudah dibeli dan dijual kembali membuat harganya jatuh sangat tinggi, hal ini dikarenakan sebentar saja pemakaian biasanya sudah merubah kualitas dari lensa tersebut. Tak heran jika seandainya harga jual kembalinya juga turun.
Itulah beberapa hal penting yang Anda harus ketahui sebelum memutuskan untuk membeli lensa kamera DSLR baru. Karena komponen yang satu ini sangat menunjang kualitas gambar jepretan sehingga jangan salah pilih, ketahui juga jenis aliran fotografi Anda.


EmoticonEmoticon